Pusat Situs Live Taruhan Judi Online Terpercaya Indonesia

Cerita Tragis Siswi Pintar Membuat Gurunya Menangis!! Termasuk Kalian

 Unik

Indo888News – Halo semuanya, Semoha Kisah ini menjadi sebuah reningan untuk kita semua, semoga cerita ini membuat keberkahan bagii kita semua. Amiin. Yuk Kita baca kisan ini. Nih admin dapat dari seorang kawan yang menceritakan kisahnya di bloh pribadinya. Dengan Atas izin dari dia admin bisa mendapatkan cerita ini, namun admin ada sedikit tambahan kata kata dari kawan admin.

Razia kelas! isi tas siswi pintar ini membuat gurunya menangis- Indo888.com

Ilustrasi

 

Pihak sekolah SMA putri di Kota sebut saja kota AB. yang merupakan sebuah ibukota di kota tersebut. Dikota tersebut, menetapkan sbuah kebijakan dimana sekolah dapat mendadak melakukan sweeping atau pemeriksaan bagi seluruh sisa didiknya di dalam kelas. Sebagaimana diterangkan oleh pengawas, tujuan dari pemeriksaaan ini hanyalah untuk merazia barang barang yang dilarang masuk kedalam sekolah, seperti alkoholm telepon genggam, atau bahkan narkoba. Dimana, tujuan dari pendidikan adalah sebagai pusat ilmu bukan untuk nmencari hal-hal yang tidak baik.

Pihak sekolahpun melakukan sweeping keseuluruh kelas dengan semangat, mereka masuk kedalam kelas dan melakukan pekerjaan mereka, lalu mereka keluar dan masuk ke kelas lain untuk melakukan penggeledehan [ada siswa-siwi sekolah mereka. Ketika semua kelas telah tersisa tinggal satu kelas yang tersisa. Ya, kelas paling ujung. Seperti biasa pengawas lantas masuk kedalam kelas dan meminta izin kepada para pesertaa didiknya untuk meminta ijin untuk menggeledah isi tas mereka.

Di bangku pojok ada seorang siswi yang terkenal dengan penutup dan pemalu, dia juga sulit untuk membaur dengan siwa-siswi lain, namun dia memiliki akhlak yang baik, sopan dan santun. Dan juga dia pintar dan menonjol dalam sekolahnya.

Ia memandang dengan tatapan tajam kepada seluruh pengawas yang melihatnya. ia memandang dengan penuh ketakutan. sementara tangannya berada dalam tas miliknya. Akhirnya sang pengawas merasa keheranan dia berpikir apa yang disembunyikan gadis ini ? sambil dia diperiksa oleh pengawas, tangannya sangat erat memeluk tas itu.

kemudia terjadi dialog sebagai berikut :

Pengawas : Tolong Buka tasmu muridku !

Siswi : ( Terdiam dan sambil memeluk lebih erat tas tersebut )

Pengawas : Berikan Tasmu !!!( Dengan nada keras )

Siswi : Ia pun menoleh kepada pengawas itu dengan menjawab tidak tidak tdak!!!

dan perdebatan antara mereka terjadi dengan sangat sengit !!

 

Lalu Kepala sekolah menghampirinya didalam benak pikirannya dia bertanya, apa sebenarnya di sembunyikan atau yang di rahasiakan gadis ini ?


KUNJUNGI JUGA
Pusat Situs Live Taruhan Judi Online Terpercaya Indonesia
Pusat Live Taruhan Judi Online Indo Terpercaya Live Judi Bola
Live Judi Bolatangkas Dan Live Toto Togel Online Terbesar

Keributan pun terjadi dan tangan mereka saling berebut. Sementara tas tersebut masih di pegang erat dan para guru belum berhasil merampas tas dari tangan siswi tersebut karena ia memeluknya dengan penuh kegilaan!

Spontan saja siswi itu menangis sejadi-jadinya. Siswi-siswi lain terkejut. Mereka melotot. Para guru yang mengenalnya sebagai seorang siswi yang pintar dan disiplin terkejut melihat kejadian tersebut..

Tempat itu pun berubah menjadi hening..

Ya Tuhan , apa sebenarnya yang terjadi dan apa gerangan yang ada di dalam tas siswi tersebut. Apakah mungkin siswi tersebut…??

Setelah berdiskusi ringan, tim pemeriksa sepakat untuk membawa siswi tersebut ke kantor sekolah, dengan syarat jangan sampai perhatian mereka berpaling dari siswi tersebut supaya ia tidak dapat melemparkan sesuatu dari dalam tasnya sehingga bisa terbebas begitu saja..

Mereka pun membawa siswi tersebut dengan penjagaan yang ketat dari tim dan para guru serta sebagian siswi lainnya. Siswi tersebut kini masuk ke ruangan kantor sekolah, sementara air matanya mengalir seperti hujan.

Siswi tersebut memperhatikan orang-orang disekitarnya dengan penuh kebencian, karena mereka akan mempermalukannya di depan umum.

Karena perilakunya selama satu tahun ini baik dan tidak pernah melakukan kesalahan dan pelanggaran, maka kepala sekolah menenangkan hadirin dan memerintahkan para siswi lainnya agar membubarkan diri. Dan dengan penuh santun, kepala sekolah juga memohon agar para guru meninggalkan ruangannya sehingga yang tersisa hanya para tim pemeriksa saja..

Kepala sekolah berusaha menenangkan siswi malang tersebut. Lantas bertanya padanya, “Apa yang engkau sembunyikan wahai putriku..?”

Di sini, dalam sekejap siswi tersebut simpati dengan kepala sekolah dan membuka tasnya.

Di dalam tas tersebut tidak ada benda-benda terlarang atau haram, atau telepon genggam atau foto-foto, demi Tuhan , itu semua tidak ada!

Tidak ada dalam tas itu melainkan sisa-sisa roti..
Yah, itulah yang ada dalam tas tersebut.

Setelah merasa tenang, siswi itu berkata, “Sisa-sisa roti ini adalah sisa-sisa dari para siswi yang mereka buang di tanah, lalu aku kumpulkan untuk kemudian aku makan dengan sebagiannya dan membawa sisanya kepada keluargaku. Ibu dan saudari-saudariku di rumah tidak memiliki sesuatu untuk mereka santap di siang dan malam hari bila aku tidak membawakan untuk mereka sisa-sisa roti ini..”

“Kami adalah keluarga fakir yang tidak memiliki apa-apa. Kami tidak punya kerabat dan tidak ada yang peduli pada kami..,” ujar siswi tersebut sambil menunduk malu.

“Inilah yang membuat aku menolak untuk membuka tas, agar aku tidak dipermalukan di hadapan teman-temanku di kelas, yang mana mereka akan terus mencelaku di sekolah, sehingga kemungkinan hal tersebut menyebabkan aku tidak dapat lagi meneruskan pendidikanku karena rasa malu. Maka saya mohon maaf sekali kepada Anda semua atas perilaku saya yang tidak sopan..”

Saat itu juga semua yang hadir di ruangan tersebut tak kuasa menahan air mata, bahkan beberapa guru menangis sambil memeluk siswi tersebut.

Maka tirai pun ditutup karena ada kejadian yang menyedihkan tersebut, dan kita berharap untuk tidak menyaksikannya.

Karenanya wahai saudara dan saudariku, ini adalah satu dari tragedi yang kemungkinan ada di sekitar kita, baik itu di lingkungan dan desa kita sementara kita tidak mengetahuinya atau bahkan kita terkadang berpura-pura tidak mengenal mereka.

Incoming search terms:

Author: 

Related Posts

Leave a Reply